Alamak… Antre 3,5 Jam demi Samsung Galaxy Tab11.04.10

JAKARTA, KOMPAS.com — Peluncuran Samsung Galaxy Tab, Sabtu (30/10/10) kemarin di Plaza Senayan, Jakarta, disambut ribuan calon pembeli. Mereka berusaha memanfaatkan diskon Rp 1 juta yang ditawarkan Samsung khusus pada hari peluncuran itu. Harga yang semula dibanderol Rp 6,999 juta didiskon menjadi Rp 5,999 juta.

Tepat pukul 11.00, saat dibukanya peluncuran sekaligus penjualan, ribuan pembeli sudah memadati Atrium Plaza Senayan, melebar hingga eskalator yang berada di dekatnya. Masing-masing sudah memegang nomor antrean yang dibagikan pihak Samsung untuk membuat antrean lebih tertib dan adanya pengantre yang tak mendapat barang.

Beberapa pengunjung mengantre sejak pagi untuk mendapat produk dengan harga lebih murah. Max, seorang karyawan swasta, mengaku, “Saya mengantre sudah dari jam setengah 7 pagi. Jadi, sekitar 3,5 jam nih nunggunya.” Ia mengaku sangat tertarik dengan produk tersebut karena bisa berfungsi seperti tablet, tetapi masih bisa digunakan untuk menelepon.

Selain itu, ada juga Steffen yang bekerja di bidang marketing yang mengantre sejak sekitar pukul 07.00. “Biar dapat diskon,” ujarnya. Lilis, seorang pelajar SMU yang datang bersama ibunya, yang mengaku telah mengantre sejak pukul 09.00 pagi. Ia tertarik dengan Samsung Galaxy Tab sebab bisa digunakan untuk membaca koran dan buku digital.

Selain pembeli biasa, ada pula pedagang yang memanfaatkan momen diskon untuk kulakan. Salah satunya adalah Ibu Maria dari Roxy Mas. Ia datang mengantre sejak sekitar pukul 07.00 pagi bersama suaminya sengaja untuk kulakan produk baru ini. “Saya beli 16 buah. Ya, memanfaatkan momen aja biar dapat diskon, jadi nanti bisa dijual dengan keuntungan lebih tinggi,” ujarnya.

Pengantre yang membeli untuk kepentingan pribadi punya target-target sendiri dengan produk ini. Ada Fero, karyawan swasta, yang mengungkapkan, “Yang penting buat lifestyle-lah, terus bisa juga untuk browsing dan lihat video klip,” ujarnya. Lain lagi dengan Steffen yang mengungkapkan bahwa aplikasi yang ada sangat mendukung pekerjaannya.

Di penjualan perdana ini, pihak Samsung mempersiapkan lebih kurang 1.000 Samsung Galaxy Tab. Head of Marketing HHP Division Samsung Electronics Eka Anwar mengatakan, “Kita mempersiapkan sekitar 1.000-an unit untuk dijual hari ini, dibuka penjualan dari pukul 11.00 sampai mall-nya tutup.”

Untuk mengatur antrean, pihak Samsung membagikan nomor antrean kepada para calon pembeli. Menurut Eka, hal itu dilakukan untuk mencegah calon pembeli yang sudah mengantre tak mendapatkan produk. Selain itu, ia juga berusaha mencegah timbulnya kericuhan bila ada yang tak kebagian produk berdiskon itu. Antrean mencapai sepanjang lebih kurang 200 meter dan calon pembeli rela mengantre di area parkir.

Profil BSC Rental Komputer |

Posted in Beritawith No Comments →

Samsung Galaxy Tab Yakin Kalahkan iPad11.04.10

JAKARTA, KOMPAS.com — Samsung meluncurkan produk terbarunya, Samsung Galaxy Tab, Sabtu (30/10/2010). Peluncuran yang digelar di Plaza Senayan itu adalah peluncuran kedua yang dilangsungkan di Asia Tenggara, setelah sebelumnya diadakan di Thailand.

Eka Anwar, Head of Marketing HHP Division PT Samsung Electronics Indonesia, optimistis bahwa penjualan Samsung Galaxy Tab akan bagus, terutama jika melihat antusiasme konsumen di hari pertama peluncurannya. Ia bahkan yakin penjualan tablet baru keluaran Samsung ini mampu mengalahkan penjualan iPad buatan Apple.

“Saya yakin penjualan produk ini mampu mengalahkan iPad sebab Samsung Galaxy Tab punya keunggulan di portability. Ukurannya lebih kecil, hanya 7 inci, jadi di tangan enak. Selain itu, produk ini juga bisa buat nelepon. Jadi, it does everything,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini Samsung hanya perlu membangun brand-nya. Hal itu ditekankan sebab mungkin brand lain bisa dengan mudah laku sebab citranya sudah kuat. Ia cukup optimistis dalam membangun citra itu karena saat ini penjualan Samsung pun meningkat dari nomor 3 dunia menjadi nomor 2 dunia.

Menanggapi komentar Steve Jobs bahwa ukuran tablet 7 inci dianggap terlalu kecil, Eka mengatakan, “Saya tidak setuju bahwa ukuran 7 inci terlalu kecil dan 10 inci-lah yang paling enak. Yang menentukan enak atau tidak enak itu kan konsumen, mereka memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Mungkin juga ada yang bilang 10 inci itu kekecilan karena yang dibutuhkan laptop.”

Ia mengatakan bahwa ukuran 7 inci cocok karena pas dengan genggaman. Selain itu, bisa dimasukkan dalam saku celana sehingga memudahkan dalam membawa. Dengan ukuran tersebut, pengguna juga sudah memiliki layar yang cukup lebar untuk membaca buku digital atau browsing di internet. Ditambah dua kamera yang ada, kata dia, Samsung Galaxy Tab juga bisa memuaskan orang Indonesia yang masih suka ngobrol.

Memungkas pembicaraan, ia justru mengatakan bahwa penjualan tablet 7 inci akan menjadi tren tahun 2011. “Saya yakin penjualan tablet 7 inci akan jadi tren tahun depan. Tidak hanya Samsung, tapi juga produk lain. Saya yakin persaingannya akan sangat kuat.”

Profil BSC Rental Komputer |

Posted in Beritawith No Comments →

Konten Media Lokal Jadi Andalan11.04.10

JAKARTA, KOMPAS.com — Seperti perangkat tablet lainnya, e-reader atau aplikasi untuk membaca buku atau majalah digital menjadi andalan Samsng Galaxy Tab yang baru saja diluncurkan di Indonesia, Sabtu (30/10/2010). Namun, bukan sekadar e-reader yang membuat Samsung Galaxy Tab diminati sehingga calon pembeli memadati tempat penyelenggaraan launching-nya di Atrium Plaza Senayan, Jakarta.

Masing-masing pembeli yang antre punya orientasi sendiri. Ada yang membeli hanya untuk lifestyle, ada pula yang membeli untuk mendapatkan beberapa aplikasi seperti internet dan video. Konten e-reader hanya salah satu dari sekian banyak aplikasi yang ditawarkan perangkat ini. Namun, bedanya, e-reader Samsung menyediakan konten media lokal berbahasa Indonesia, baik buku, koran, maupun majalah.

Aplikasi e-reader memungkinkan pengguna untuk mengakses koran, majalah dan buku secara digital, tanpa kertas. Max, salah satu pengunjung yang juga membeli produk, mengatakan, ”Saya terus terang lebih tertarik pada konten e-readernya. Bisa buat baca-baca. Dengan ukuran Samsung Tab yang kecil, semuanya jadi praktis.

Pendapat yang sama juga diungkapkan pengunjung lain. ”Saya sih ngejar konten e-reader-nya. Bisa download buku dan majalah di sini, selain itu juga mendukung pekerjaan saya,” ungkap Steffen, pengungjung dan pembeli yang bekerja sebagai marketing.

Di antara banyak pilihan konten e-reader yang ada, konten milik Kompas Gramedia (KG) menjadi salah satu yang diminati. Max yang merupakan karyawan di United Chemical mengungkapkan, ”Dengan e-reader ini, baca koran kayak Kompas bisa lebih enak.” Sementara itu, Steffen mengatakan, ”Baca koran kayak Kompas dengan lebih enak adalah salah satu tujuan beli Samsung Galaxy Tab ini.”

Head of Marketing HHP Division Samsung Samsung Electronics, Eka Anwar, mengungkapkan, ”Memang sekarang keunggulannya ada pada e-reader. Sudah lumayan lengkap kontennya. Untuk koran dan majalah, sudah ada koran milik kelompok Kompas Gramedia dan majalah milik MRA,” ungkapnya. Dengan mengakses e-reader, kegiatan membaca jadi lebih praktis dan murah. Untuk berlangganan majalah, misalnya, pengguna hanya diharuskan membayar setengah harga cetaknya.

Kompas Gramedia juga menyediakan ratusan judul buku dalam bentuk digital dalam layanan tersebut. Ini merupakan layanan digital pertama yang digarap KG dengan kerja sama khusus bersama Samsung. Tertarik? Saat ini, konten e-reader sudah memuat harian umum Kompas. Selain itu, juga tersedia beberapa tabloid, seperti Nova dan Otomotif.

 

Profil BSC Rental Komputer |

Posted in Beritawith No Comments →

Kominfo Terkendala Atasi Sinyal Ponsel Ngadat11.04.10

VIVAnews – Banyaknya gangguan yang terjadi pada frekuensi milik operator telekomunikasi disebabkan oleh berbagai faktor. Akan tetapi, banyak kendala yang menyulitkan pemerintah untuk mengatasi berbagai kendala tersebut.

“Kami sudah bekerja sama dengan Bea Cukai di Departemen Perdagangan terkait sertifikasi perangkat-perangkat telekomunikasi,” kata Rachmad Widayana, Kasubdit Analisa dan Evaluasi Frekuensi Kemenkominfo di Jakarta, November 2010.

Sayangnya, kata Rachmad, tidak semua perangkat telekomunikasi masuk dari pintu legal atau jalur impor resmi.

Pemerintah, kata Rachmad, juga sudah melakukan penertiban secara rutin, tetapi biasanya penertiban dilakukan bila ada aduan dan laporan, baik dari masyarakat atau operator selular. “Karena, selain kendala teknis (sinyal timbul tenggelam atau mobile) kami juga terbentur masalah SDM,” ucapnya.

“Beredarnya repeater (perangkat telekomunikasi penguat sinyal) dengan harga murah jelas mempersulit penertiban kami. Semakin luas informasi tentang repeater dengan harga murah di masyarakat, semakin sulit untuk menertibkannya,” kata Rachmad.

Sebab itu, Rachmad menyebutkan, pihaknya telah mensosialisasikan sanksi penggunaan spektrum ilegal supaya masyarakat tahu kalau yang diperjualbelikan itu ilegal.

Masyarakat yang ingin menyampaikan masukan terkait permasalahan ini dapat melakukannya melalui Direktorat Pengelolaan Spektrum Frekuensi Radio melalui web (http://www.postel.go.id) dan datang langsung ke loket pengaduan di Kantor Kemenkominfo.

Sejak awal tahun hingga Oktober 2010 ini, Kemenkominfo telah mensinyalir adanya gangguan sinyal telekomunikasi, terutama untuk layanan selular di sejumlah daerah di Indonesia.

Telah terindikasi adanya gangguan di Jabodetabek, Medan, Batam, Banten, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.

Khusus untuk di wilayah Jabodetabek saja berdasarkan monitoring Kemenkominfo dan berdasarkan cross data yang dilaporkan oleh beberapa penyelenggara telekomunikasi, terdapat 42 titik lokasi yang terkena ganggual sinyal tersebut. (hs)

• VIVAnews

Profil BSC Rental Komputer |

Posted in Beritawith No Comments →

Toshiba Siapkan LCD TV Khas Indonesia11.04.10

VIVAnews – Toshiba akan meluncurkan LCD TV berbeda dengan yang ada di pasaran Indonesia saat ini. LCD TV yang akan diluncurkan pada Desember 2010 itu diklaim Toshiba memiliki cita rasa Indonesia dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Presiden Direktur Toshiba Visual Media Network Indonesia, Hisao Ishiyama, menjelaskan, LCD TV yang akan diluncurkan tersbut dibuat berdasarkan riset Toshiba pada masyarakat Indonesia. Sehingga, LCD TV ini nantinya akan penuh dengan fitur unik dan hanya ada di Indonesia.

“Saya belum bisa membocorkan karena masih rahasia, namun LCD TV yang
akan diluncurkan unik dan hanya ada di Toshiba dan Indonesia. Merek lain belum ada,” ucap Ishiyama.

LCD TV khas Indonesia ini sudah disetujui oleh prinsipal Toshiba di Jepang. “Saat ini Toshiba sedang dalam perencanaan produksi dan akan produknya akan diperkenalkan ke masyarakat Indonesia pada Desember 2010,” ucap Ishiyama.

Bocoran yang diterima VIVAnews, LCD TV ini nantinya akan sesuai dengan kondisi listrik di Indonesia yang sering mati dan voltasenya naik turun. Selain itu Toshiba menjamin harga LCD TV nantinya akan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

• VIVAnews ‘+ ‘‘+ ‘‘+ ”+ ‘Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.‘+ ”+ ”+ ”+ ” ); clicked++; $(“[id^=replyButton_]*”).click(function(){ var captchaCode = $(“[id^=captcha_code_]*”).val(); var textReply = $(“[id^=comment_2_]*”).val(); $.ajax({ type: “POST”, url: “/comment/insertReply/”, data: “captcha_code=” + captchaCode + “&comment_reply=” + textReply + “&parent_id=” + divId + “&article_id=” + articleId, success: function(msg){ $(‘#replyBox_’ + divId).remove(); $(‘#replyAlert_’ + divId).html(msg); } }); }); if(clicked==1){ $(“[id^=replyLink_]*”).click(function(){ $(‘#replyBox_’ + divId).hide(); }); } }); }); $(“[id^=moreLink_]*”).click(function(){ var currentId = $(this).attr(‘id’); var divIds = currentId.split(“_”, 3); var divId = divIds[1]; var clicked = 0; $(‘#moreBox_’ + divId).show(function(){ clicked++; $.ajax({ type: “POST”, url: “/comment/moreComment/”, data: “parent_id=” + divId + “&article_id=” + articleId, success: function(msg){ //$(‘#moreBox_’ + divId).html(msg); $(‘#replyContent_’ + divId).html(msg); //alert(msg + ‘-’ +articleId + ‘a’); } }); }); if(clicked==1){ $(“[id^=moreLink_]*”).click(function(){ //$(‘#moreBox_’ + divId).hide(); $(‘#replyContent_’ + divId).hide(); }); } }); });

Profil BSC Rental Komputer |

Posted in Beritawith No Comments →